-->

Teori Managemen Kegelisahan/ketidakpastian (AUM)

            Post sebelumnya saya sudah singgung mengenai komunikasi antarbudaya dan teori-teori yang ada. nah, pada kesempatan ini saya bagikan sedikit tulisan saya pada salah satu teori milik William B. Gudykunst. Sesuai judulnya, teori ini berkisar pada manajemen atau pengaturan terhadap hambatan dalam komunikasi antarbudaya.


Gudykunst melalui teori ini fokus pada perbedaan budaya antara kelompok dalam dan kelompok asing. Teori ini berpijak pada aplikasinya dalam berbagai situasi. Di mana perbedaan antara orang-orang yang menyebarkan keragu

an dan ketakutan[1]. Gudykunst berasumsi bahwa setidaknya salah seorang dalam pertemuan antarbudaya merupakan orang asing. Melalui berbagai krisis awalnya si orang asing mengalami kegelisahan dan ketidakpastian.

Dari ini kemudian mereka merasa tidak nyaman, dan tidak yakin bagaimana harus berperilaku. Jika pakar lain menggunakan istilah accuracy, fidelity, dan understanding. Gudykunst menggunakan istilah komunikasi efektif untuk meminimalisi ketidaktahuan atau kesalahpahaman. Berkaitan dengan ini Gudykunst memberikan model komunikasi efektif dalam kerangka komunikasi antar budaya melalui teori ini.

Model Komunikasi Antarbudaya Gudykunst[2].


Berdasarkan model yang diberikan oleh Gudykunst di atas, mulai dari sebelah kiri hingga kanan merupakan proses yang berurutan. Dengan figure sebelah kanan merupakan tujuan akhirnya. Pada figur sebelah kiri merupakan penyebab kesalahpahaman dalam pertemuan antarbudaya yang menyebabkan terjadinya kegelisahan dan ketidakpastian. Akan dijelaskan kemudian. Sebelum itu, dalam teori ini untuk mendapatkan komunikasi yang efektif dalam pertemuan orang asing dan kelompok dalam adalah dengan mengendalikan dua hal yang nyaris sama. Yakni ketidakpastian dan kegelisahan tersebut.

Namun, sebelum masuk ke penyebab kesalahpahaman, ada baiknya membahas tentang kesadaran. Berdasarkan teori ini, kesadaran adalah cara bagaimana kelompok dalam dan orang asing bisa mengurangi kegelisahan dan ketidakpastian mereka hingga level maksimum. William Howell, salah satu mentor Gudykunst menawarkan empat level kompetensi komunikasi. Pertama, ketidakmampuan bawah sadar. Di sini kita salah menerjemahkan perilaku orang lain dan tidak pernah sadar apa yang kita lakukan. Kedua, ketidakmampuan dalam sadar. Di sini kita mengetahui bahwa kita salah menerjemahkan perilaku orang lain tetapi tidak melakukan apapaun. Ketiga, kemampuan dalam sadar. Kita berfikir tentang komunikasi dan secara kontinyu berusaha merubah apa yang kita lakukan agar bisa lebih efektif. Keempat, kemampuan tidak sadar. Mengembangkan keahlian komunikasi di mana kita tak lagi berfikir tentang bagaimana kita berbicara dan mendengarkan.

Penyebab Kegelisahan Dan Ketidakpastian Dalam Pertemuan Antarbudaya[3]

Dari figur sebelah kiri pada model di atas merupakan penyebab kegelisahan dan ketidakpastian yang bisa menyebabkan pertemuan antarbudaya. Dari konsep penyebab kegelisahan dan ketidakpastian dalam teori ini akan dijelaskan dalam bentuk aksioma atau pernyataan yang kuat tanpa perlu pembuktian.

1. Konsep diri

Semakin meningkatnya harga diri kita dalam kemampuan akan menghasilkan penurunan kegelisahan dan ketidakpastian kita dan peningkatan kemampuan kita untuk memprediksi perilaku orang lain.

2. Motivasi berinteraki

Peningkatan kepercayaan diri dalam kemampuan kita untuk memprediksi perilaku orang asing akan menurunkan kegelisahan dan ketidakpastian kita; penurunan itu akan meningkatkan kepercayaan diri kita untuk memprediksi perilaku orang lain.

3. Reaksi terhadap orang asing

Peningkatan kemampuan kita untuk memproses kompleksnya informasi orang asing akan menurunkan kegelisahan dan ketidakpastian kita dan meningkatkan kemampuan kita dalam memprediksi perilaku orang lain secara akukrat.

4. Kategorsasi sosial orang aisng

Peningkatan kesamaan diri yang kita rasakan antara diri sendiri dan orang asing akan menurunkan kegelisahan dan ketidakpastian dan meningkatkan kemampuan kita secara akurat dalam memprediksi perilaku orang lain.

5. Proses situasional

Peningktan kekuatan yang kita rasakan bahwa kita tidak lebih dari orang asing akan menurunkan kegelisahan dan ketidakpastian dan ketepatan prediksi perilaku orang aisng.

6. Hubungan dengan orang asing

Peningkatan daya tarik kita pada orang asing akan menurunkan kegelisahan dan ketidakpastian dan meningkatkan kepercayaan diri kita memprediksi perilaku orang lain.

7. Interaksi Etis

Peningkatan inklusivitas kita terhdap orang asing menurunkan kegelisahan dan ketidakpastian.

catatan kaki:
1. Em Griffin, A First Look at Communication Theory, (Boston:Mc Graw Hill, 200), hlm.
427.
2. Ibid,. hlm. 429.





Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Momovdesk


0 komentar:

Post a Comment